Jumat, 20 Februari 2009

Instalasi local printer .

Langkah yang digunakan untuk menginstalasi local printer adalah sebagai berikut :

1. Klik tombol Start yang ada pada baris Taskbar, kemudian klik pilihan Printers and Faxes.

Selain menggunakan cara diatas, Anda dapat menggunakan perintah pada jendela Control Panel, klik icon Printers and Other Hardware. Di layar akan terlihat jendela Printers and Other Hardware, kemudian klilk icon Printers and Faxes.

Jendela Printer and Faxes akan terlihat di layer.

gambar : Tampilan Jendela Printers and Faxes

  1. Pada jendela Printers and Faxes, klik pilihan Add a Printer atau klik menubar File, kemudian klik pilihan Add Printer.

Di layar akan terlihat jendela Add Printer Wizard.

gambar : Kotak Dialog Add Printer Wizard

  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya.

§ Local printer attached to this computer : jika printer yang baru yang diinstalasi langsung terpasang pada computer Anda. Apabila printer yang Anda gunakan mendukung Plug and Play, maka tandai dengan checklist pilihan Automatically detect and install my Plug and Play printer.

§ A network printer, or a printer attached to another computer : jika printer terpasang pada computer yang lain dengan fasilitas jaringan (network). Dan printer tersebut Anda gunakan dalam proses pencetakan.

gambar : Kotak Dialog Add Printers Wizard

Local or Network Printer

  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya, kemudian tentukan port yang digunakan oleh computer tersebut dengan cara klik pilihan LPT1 pada bagian Use the following. Perhatikan gambar dibawah ini, kemudian klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya.

gambar : Kotak Dialog Select a Printer Port

  1. Tentukan nama perusahaan pembuat printer atau merk printer pada pilihan Manufacture. Kemudian pilih model printer yang akan ditambahkan pada pilihan Printers. Misalnya HP pada pilihan Manufacturer dan HP LaserJet 2100 PCL6 pada pilihan Printers.

Apabila pada daftar pilihan printer tersebut tidak ada, maka Anda dapat memilih model printer yang kompitibel dengan printer yang Anda gunakan, pada pilihan Have Disk. Perhatikan gambar dibawah ini.

gambar : Kotak Dialog Add Printers Wizard – Install Printer Software

  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya, kemudian ketikkan nama printer yang Anda inginkan pada pilihan Printer Name. Apabila printer yang Anda instalasi tersebut akan dijadikan sebagai standard penggunaan printer (default printer), maka klik pilihan Yes pada bagian do you to use this printer as the default printer? Perhatikan gambar ini, kemudian klik tombol Next> untuk menuju pada kotak dialog Printer Sharing.

gambar : Kotak Dialog Add Printers Wizard – Name Your Printer

  1. Pada kotak dialog Printer Sharing tersebut, Anda dapat menentukan apakah printer baru tersebut dapat digunakan bersama dengan pemakai lain dalam jaringan (network) ataupun hanya digunakan oleh computer Anda saja. Kemudian klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog Print Test Page.

  2. Pada kotak dialog Print Test Page, Anda dapat menentukan apakah akan mencetak halaman percobaan (pilihan Yes) atau tidak akan melakukan pencetakan halaman percobaan (pilihan No).

gambar : Kotak Dialog Add Printers Wizard – Print Test Page

  1. Kemudian klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya.

gambar : Kotak Add Printers Wizard – Completing the Add Printer Wizard

  1. Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasi tersebut. Perhatikan tampilan berikut yang berisi informasi proses instalasi printer.




Selasa, 17 Februari 2009

Menginstal Windows XP

1. Sebelumnya anda membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer anda, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar anda dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. anda dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup.




2. Lalu anda akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar.





3. Setelah itu anda merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi anda.




4. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.





5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.




6. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.





7. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.




8. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin anda buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.





9. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi. lalu akan muncul seperti gambar berikut :



tandanya partisi dudah berhasil di buat.

10. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.




11. Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti gambar.



Windows sedang melakukan proses setup copy files.

12. setelah proses pengcopy-an file selesai,Kemudian komputer akan melakukan proses reboot dan dengan sendirinya komputer akan melakukan restart secara otomatis.



13. Setelah itu anda akan sampai pada jendela "Regional and Language Option seperti pada layar berikut lalu Click Next.




14. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi anda jika perlu kemudian tekan Next.





15. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows anda, tekan Next lagi.



16. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.




17. lalu anda akan masuk pada jendela "Date and Time Setting" di sini anda di minta untuk mengisikan Time Zone dimana letak wilayah negara tempat tinggal anda semisal: pada posisi (GMT+80:00) lalu klik Next.



18. pilih salah satu pilihan pada "Network Setting". pilih diantara berikut :Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.




19. lalu anda akan masuk pada jendela "Workgroup and Komputer Domain".Bila anda terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan anda dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.




20.Setelah itu komputer akan Restart dan Loading seperti gambar berikut :



21 muncul Tampilan
"Welcome to Microsoft Windows". lalu klik next.




22. kemudian akan muncul jendela "Help Protect Your PC"




Klik pada "Not right now"
Tekan Next.

23.Setelah itu akan tampil gambar berikut :



Gambar ini tahap dimana komputer sedang mengkoneksikan ke jaringan internet.

24. muncuk jendela "Ready to Register With Microsoft"
Pilih No,not at this time.
tekan Next.




25. Selanjutnya akan tampil gambar berikut :



Di sini anda mengisi nama pengguna,dan yang lain tidak perlu di isi.

26. setelah proses di atas selesai akan muncul gambar seperti di bawah ini :



pertanda akhir proses penginstalan.

27. hingga anda berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang anda tinggal menginstal driver hardware CPU anda.

Rabu, 03 Desember 2008

LAPORAN
LINUX OPEN SUSE 11.0 BERBSSIS TEXT

DI BUAT OLEH :
DIAH ANGGIE FITRIANI
XTKJ 2

GURU PEMBIMBING :
NOMIYA SARI



LANGKAH – LANGKAH :
1.Hidupkan komputer yang akan di gunakan untuk menginstal
2.masuklah pad bios
3.masukkan DVD / CD Open Suse 11.0 ke dalam DVD?CD Room
4.keluar bios dengan menekan F10 untuk save lalu merestart komputer lalu tekan enter
5.muncul tampilan awal Open Suse 11.0



6.tekan F3 untuk memilih text mode lalu pilih installation setelah itu enter
7.proses memuatkan linux kernel
8.masuk pada proses booting



9.muncul tampilan pernyataan licence, apabila and menyetujui pernyataan tersebut tekan Alt + A lalu next (Alt + N )



10.masuk pad asistem probling. Silahkan tunggu.
11.Muncul jendela”Instalation Mode” pilih New Instalation dengan menekan Alt + I lalu tekan Alt + S untuk tidak menggunakan automatic konfiguration kemudian pilih next (Alt + N)



12.muncul tampilan “Clock and Time Zone” pilih Region dengan menekan Alt + E untuk memilih negara bagian misal : Asia dan pilih Time Zone dengan menekan Alt + Z untuk memilih wilayah misal : Jakarta kemudian tekan Alt + C untuk mengubah waktu sesuai dengan waktu setempat lalu next (Alt+N)



13.masuk pada jendela pilihan tampilan dekstop “Dekstop Selection” tekan Alt+O untuk memilih “other” lalu tekan Alt + I untuk memilih “minimal Server Selection (Text Mode” kemudian next (Alt + N)



14.masuk pada jendela “Suggested Partitioning” / pengaturan partisi dengan cara menekan Alt + C untuk menyusun partisi yang baru atau menekan Alt + E untuk mengedit partisi yang sudah ada. Contoh dengan menekan menggunakan edit partisi (Alt + E) akan muncul jendela expert partitioner. Bagi partisi sebesar + 5GB untuk Mount Point Swap, + 5 GB untuk Mount Point /root dan sisa partisi di gunakan untuk Mount Point (/home). Kemudian pilih OK (Alt + O) lalu next (Alt + N) – next.





15.Masuk pada jendela “create new user” isilah data – data pada kolom – kolom kosong yang telah di sediakan di isi lengkap dan jangan lupa mengisikan passwordnya setelah itu tekan Alt + S untuk tidak menggunakan “use this password for system administrator' dan teka Alt + A untuk tidak menggunakan “login Automatic”kemudia next (Alt +N)



16.masuk pada jendela pengisian “password for system administrator” di sini kita di suruh mengisikan pasword untuk root user dengan menekan Alt + P dan untuk mengetik ulang password tekan Alt+I lalu next (Alt+N)


17.masuk pada jendela installation setting. Pilih Alt + I untuk instal kemudian muncul “confirm Instalation” tekan Alt + I untuk memilih instal


18.masuk pada proses penginstalan. Silahkan tunggu.


19.Setelah prosses selesai, sescara otomatis komputer anda akan merestart dengan sendirinya. Setelah itu akan muncul jendela deperti di bawah ini.
Silahkan tunggu.
20.Muncul jendela Host Name and Domain Name lalu tekan next (Alt + N)
21.masuk pada jendela Net Work instalation pilih nent (Alt + N)
22.kemudian muncul “Relase Note” pilih next (Alt+N)
23.masuk pada jendela Hardware configuration “
24.setelah semua proses konfigurasi selesai, komputer anda akan melakukan booting kemudian anda akan masuk pada sistem operasi Linux Open Suse 11.0 berbasis text.

Rabu, 12 November 2008

Linux OpenSuse 11.0

MENGINSTAL PC DENGAN LINUX OPENSUSE 11.0













Di Susun Oleh :
Diah Anggie Fitriani
X TKJ 2





SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN(SMK)NEGERI 1 PURWOSARI
2008/2009






CARA MENGINSTAL PC DENGAN LINUX OPENSUSE 11.0


1. Siapkan komputer anda yang akan diinstall dengan SUSE Linux. prepare
boot device priority nya ke cdrom atau dvdrom, atau anda juga bisa
menggunakan alternatif boot device selection jika memang pilihan
tersebut didukung oleh komputer anda.

2. Masukkan cd linux open suse 11.0 ke dalam CD Room.

3. restart komputer anda.

4. tunggu proses booting.


5. pilih installation.


6.masuk jendela welcome, pilih language: anda di minta memilih bahasa yg akan di gunakan dan layout keyboard sesuai selera.


  1. klik I agree to the licence lalu next.

8. masuk jendela YsT2, pilih continue lalu klik ok

9. muncul mode instalation, pilih instalasi baru lalu klik next.

10. muncul time zone .lalu atur.


11. kemudian muncul dekstop selection (pilih desktop sesuai kenginan) misal : GNOM,KDE 4.0 dll.


12.muncul suggested partitioning,lalu pilih edit partion set up.


13.pilih device extended next, lalu klik next lagi.

14. muncul create new user.lalu klik next kemudian klik yes,yes lagi.


15. masuk setting installasi kemudian pilih dan klik instal

16. pilih instal sekali lagi.

17tunggu proses installasi.


18. masuk tahap automatic configuration lalu next.


19. masuk tahap user pada configuration.


20. setelah proses configurasi selesai, komputer anda akan merestart secara otomatis.yang berrti anda berhasil melakukan proses menginstal opensuse 11.0.


Jumat, 17 Oktober 2008

generasi socket

Slot1
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron
Slot2
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon
Socket 7
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3
pentium 1 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX.
Slot A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.
Socket A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.
Socket 370
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III
(Tualatin and Coppermine) /CeleronTM
Socket 8
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro .
Socket 423
soket 478
Socket 775
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4y
Socket Stream dan Datagram
--------------------------
Pada umumnya socket ada dua macam yang sering dipakai. Yang pertama disebut 'Socket Stream' (SOCK_STREAM) dan yang kedua adalah 'Socket Datagram' (SOCK_DGRAM). Lalu apa perbedaanya?untuk Socket Stream, data dikomunikasikan (dikirmkan) secara simultan, Socket Stream menggunakan protokol TCP. Seperti yang kita tahu TCP mengantar data secara simultan, selalu mencek dan mengirim ulang jika terjadi error.
Sedangkan pada Socket Datagram ( "connectionless socket"), data mencapai/sampai ke node lain tanpa membuat koneksi, sehingga dalam perjalanan ke tujuan data dapat saja hilang karena tidak ada koneksi langsung antara kedua host, jika datanya sampai ke tujuan berarti 'error-free'. Biasanya Socket Datagram digunakan dalam pengiriman data per packet, contoh FTP. Sederhananya socket jenis ini hanya 'memancarkan' saja, tidak untuk berinteraksi.

Jenis Socket Processor, untuk processor AMD ada dua (terbaru) yaitu socket 754 untuk middle dan low-end dan 939 untuk high-end, sedangkan pada processor Intel (terbaru) yaitu socket LGA 775.Processor intel yang beredar di pasaran ada 2 macam, yang pake socket 478 (pentium 4 dan celeron lama) dan socket LGAperbedaan utama di fisik processor, dan motherboard untuk socket 478 beda jauh dengan yg socket LGAIntel sendiri mulai menghentikan produksi processor socket 478, yang ada di pasaran saat ini p4 socket 478 dari 2.26GHz sampai 3.2 GHz, kalo LGA dari 2.66 sampai 3.2 GHz.
Pentium 4 Extreme Edition Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.
AMD Athlon 64 Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.
Karenanya jika Anda masih menggunakan motherboard dengan socket lama (Socket A, dan socket 478) harus berhati-hati. Pada motherboard sekarang (socket 775, 754, dan 939) bisa dibilang bisa langsung dipasang
Bebrapa jenis Slot atautu Socket untuk processor antara lain :1. Slot 12. Slot 23. Socket74. Slot A5. Socket A6. Socket 3707. Socket 88. Socket 423